Rabu, 08 April 2020

KKN PPM STKIP PGRI Nganjuk di Desa Wilangan


Mengawali kegiatan KKN yang dilaksanakan kurang lebih selama satu bulan, kami mengadakan kegiatan observasi ke Desa Wilangan Kecamatan Wilangan Kabupaten Nganjuk. Observasi yang kami laksanakan ini bertujuan untuk menggali informasi yang akan kami jadikan dasar untuk perumusan dan penentuan Program Kerja yang kami susun. Berdasarkan hasil observasi tersebut kami berhasil menyusun tiga puluh sembilan (39) program kerja yang diantaranya adalah tiga puluh empat (34) program kerja individu dan empat (4) program kerja kelompok yangmana dua (2) di antaranya juga kami jadikan sebagai program unggulan. Program yang kami sususn bergerak di bidang Pendidikan dan Olahraga, Lingkungan, Kesehatan, Sosial, dan Pelatihan. Kami juga menjalankan program bantu, yakni  melaksanakan program kerja yang telah ada di Desa Wilangan.

Pusat kegiatan KKN yang kami tempati adalah Dusun Jatisari, salah satu Dusun yang berada di Desa Wilangan selain Dusun Wilangan, Dusun Jegong, dan Dusun Tampang. Adapun Alasan kami memilih Dusun Jatisari sebagai pusat menjalankan KKN adalah karena Dusun Jatisari merupakan Dusun yang menurut kami paling tertinggal dari keempat Dusun yang ada Di Desa Wilangan. Hal ini juga diakui oleh Kepala Desa Wilangan saat kami berkunjung ke rumah beliau ketika observasi. Dari situlah niat kami semakin mantap untuk menjadikan Dusun Jatisari sebagai pusat KKN agar Dusun Jatisari bisa mengimbangi ketiga Dusun lainnya dan berjalan bersama untuk majunya Desa Wilangan.
 Kedatangan kami ke Desa Wilangan tepatnya di Dusun Jatisari diterima oleh masyarakat, baik anak-anak maupun dewasa. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya anak-anak yang beramai-ramai datang untuk minta diajari les atau bimbel sepulang sekolah di hari pertama saat kami datang. Kami dengan senang hati menyambut mereka walaupun kondisi badan cukup lelah karena baru selesai berbenah posko. Pada malam harinya kami berkunjung ke rumah Kepala Dusun dan beberapa tokoh masyarakat yang ada untuk berkoordinasi tentang program kerja yang akan tim kami jalankan. Kami minta bimbingan dan saran-saran dari mereka untuk kelancaran program kerja yang kami jalankan di dusun Jatisari. Dalam kesempatan ini kami  berkoordinasi tentang program kerja, kami juga meminta informasi tentang berbagai kegiatan dusun yang bisa kami ikuti agar kami bisa menambah keakraban dengan warga sekitar. Setelah berdiskusi akhirnya kami mendapatkan informasi bahwa kegiatan yang bisa kami ikuti tersebut di antaranya adalah Yasinan rutin tiap malam Jum’at dan Minggu, Berjanjen yaitu membaca Kitab Al Barzanji tiap malam Jum’at, Khotmil Quran tiap Minggu Pon yang Alhamdulillah bisa kami ikuti walaupun satu kali, mengajar ngaji di Madrasah Diniyah tiap sore, mengikuti kegiatan Posyandu, dan berbagai kegiatan lainnya.

Salah satu program yang kami jalankan adalah meningkatkan kesehatan anak-anak Dusun Jatisari, karena pepatah mengataka bahwa di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kesehatan itu sendiri adalah harta yang sangat berharga yang diberikan oleh Tuhan, karena kesehatan itu sangat mahal harganya, maka dari itu kami mengadakan sebuah program untuk membuat kesehatan anak-anak tetap terjaga karena mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Program ini kami wujudkan dengan mengadakan kegiatan senam pagi dan jalan sehat yang kami adakan pada hari Minggu yaitu seminggu setelah kami datang ke Dusun Jatisari, anak-anak dengan antusisas mengikuti kegiatan ini, terlihat pada saat mereka berangkat itu benar-benar tepat waktu yaitu pukul 06.00 dan bahkan ada yag berangkat lebih awal untuk mengikuti senam pagi dan jalan sehat ini, kegiatan ini berjalan dengan sukses walaupun waktunya bertumpuk dengan kegiatan Khotmil Quran yang ada di Madrasah Diniyah.
Karena KKN yang diadakan oleh STKIP PGRI Nganjuk ini berada pada musim penghujan, musim di mana nyamuk berkembang biak sangat pesat dan dikhawatirkan akan menimbulkan berbagai penyakit berbahaya seperti Malaria dan Demam Berdarah, maka tim kami bekerja sama dengan Ibu-ibu PKK dan Posyandu Butuh untuk melakukan kegiatan PSN ( Pemberantasan Sarang Nyamuk). Kegiatan PSN ini dilakukan pada hari Jum’at 07 Februari 2020. Bentuk kegiatan ini adalah berkeliling mensurvey tempat penampungan air dari rumah-rumah warga seperti bak air mandi, dsb, memberantas jentik-jentik jika ada, dan tak lupa memberikan informasi singkat mengenai nyamuk dan bahayanya pada tiap warga yang rumahnya dikunjungi.
Selain menjaga kesehatan warga dari dalam dengan kegiatan senam pagi dan jalan sehat, melakukan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk, menjaga kesehatan dengan melakukan pemeliharaan lingkungan juga sangatlah penting karena lingkungan juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan bagi yang menempatinya. Oleh karena itu tim kami juga membuat sebuah proker yang bertujuan untuk memelihara lingkungan, yaitu dengan mengadakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan bersama warga Dusun Jatisari.
Selanjutnya adalah salah satu program kelompok yang kami jadikan program unggulan yaitu Go Green, bentuk kegiatan ini adalah menanam pepohonan bersama warga Dusun yang bersangkutan, dalam hal ini warga Dusun yang terlibat dalam kegiatan Go Green warga Dusun Jatisari, Dusun Jegong, dan Dusun Wilangan karena kami memang melakukan kegiatan Go Green di ketiga dusun tersebut, adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk reboisasi yaitu penghijauan kembali pada hutan yang gundul tidak ada pohon, dan lingkungan perumahan yang gersang tanpa pohon. Bibit pohon pada program ini kami peroleh dari Dinas Kehutanan. Pada pelaksanaan ini kami berkoordinasi dan bekerja sama dengan Tim KKN Desa Ngadipiro. Proses pengajuan dimulai dari koordinasi langsung ke Dinas Kehutanan tentang kejelasan bibit pohon yang akan diperoleh, kemudian penyerahan surat atau proposal pengajuan untuk permintaan bibit pohon yang akan ditanam beserta dokumentasi berupa foto tentang detail lokasi untuk penanaman bibit pohon. Bibit yang kami ajukan kepada dinas kehutanan adalah bibit pohon nangka, pohon jati, dan sirsak, kami pun juga diajak langsung oleh Dinas Kehutanan untuk mengambil langsung bibit pohon yang kami ajukan tersebut ke berbagai titik pengambilan.
Program unggulan kami berikutnya adalah Krip Three Variants (KTV). Program ini kami susun untuk membantu perekonomian warga Dusun Jatisari. Pengambilan program kerja ini diawali dari observasi mengenai potensi lokal yang ada di Dusun Jatisari. Dari hasil observasi kami melihat bahwa potensi lokal yang ada hanyalah padi, jagung, dan ketela pohon. sehingga kami mengambil keputusan untuk menjadikan ketela pohon sebagai aset untuk pembuatan program kerja. Krip Three Variants (KTV) adalah keripik yang terbuat dari ketela pohon yang dibentuk secara panjang kecil seperti sebuah tongkat, dibuat dengan cara digoreng dan memiliki tiga rasa di dalamnya yaitu Original, Balado, dan Sapi Panggang. Kegiatan ini kami adakan pada hari Sabtu 15 Februari di rumah Bapak Kasun. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu Dusun Jatisari. Kegiatan ini tidak terbatas pada penyuluhan cara pembuatan, tetapi juga cara pengemasan, dan pelabelan.
Tidak hanya kegiatan tersebut yang kami lakukan, masih banyak lagi kegiatan yang kami lakukan dalam kegiatan KKN di desa Wilangan antara lain memberikan bimbingan bagi murid SD, MI, dan SMP dalam mengembangkan bakat untuk mengikuti lomba, juga berbagai kegiatan bermanfaat lainnya yang kami laksanakan di Dusun Jatisari tempat kami melaksanakan KKN.

Tim KKN Desa Wilangan

Disqus Comments